Bupati Barito Timur Cup Ke-3

Maret 12, 2010

Salam Olahraga. Agenda kejuaraan Bulutangkis di wilayah Kecamatan Dusun Tengah akan bergulir kembali yaitu dengan  rencana diadakannya Kejuaraan Daerah Bupati Barito Timur Cup Ke-3. Sebelumnya telah digelar kejuaraan tingkat lokal kecamatan “Mr. Fristio Cup” yang berakhir pada 5 Maret 2010 lalu, kini telah terbentuk usulan panitia yang akan melaksanakan Kejurda Bupati Cup pada rapat pengurus PBSI Dusun Tengah tanggal 12 Maret 2010. Rapat telah memutuskan untuk melaksanakan Kejuaraan Bupati Cup ke-3 pada bulan Mei 2010. Baca entri selengkapnya »

Iklan

KEJUARAAN MR.FRISTIO CUP KE-1

Maret 7, 2010

PBSI Kecamatan Dusun Tengah Kabupaten Barito Timur baru-baru ini telah mensetujui dilaksanakannya jadwal pertandingan Kejuaraan Mr. Fristio Cup ke-1 sebagai agenda tahunan. Seperti tema pertandingan yang dilaksanakan pada tanggal 25 Pebruari 2010 dan baru berakhir pada 5 Maret 2010 yaitu Kejuaraan Mr. Fristio Cup ke-1, maka kejuaraan ini rencananya akan dilaksanakan setahun sekali. Panitia pertandingan menjelaskan pada sekretariat PBSI bahwa hadiah telah diberikan pada masing-masing juara pada acara penutupan yang dihadiri oleh Bapak Bupati Barito Timur beserta jajaran Muspida dan Ketua DPRD Barito Timur Bapak Fristio, S.Sos yang juga sebagai promotor pertandingan ini. Hadir pula beberapa ketua fraksi yang menjadi undangan dan menjajaki diadakannya Kejuaraan DPRD Bartim Cup ke-1 yang masih dalam rencana untuk diadakan. Baca entri selengkapnya »


Agenda Pertandingan PBSI Dusun Tengah

Agustus 3, 2009

HUT RI 64Dalam rangka merayakan dan memperingati HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke-64, PBSI Dusun Tengah mengagendakan pertandingan Bulutangkis antar club dan anggota PBSI Dusun Tengah. Nomor-nomor yang dipertandingkan diantaranya adalah :

  1. Beregu Putra Antar Club.
  2. Ganda Putra / Putri Perorangan.
  3. Usia dini sampai dengan 14 tahun.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, event ini merupakan kegitan rutin yang diselenggarakan oleh PBSI DT yang biasanya memakan waktu selama 7 hari pertandingan. Jadwal pertandingan perdana akan dilaksanakan pada tanggal 9 Agustus 2009. Partai final dijadwalkan berlangsung pada tanggal 16 Agustus 2009 yang akan dihadiri oleh Bapak Bupati Barito Timur Drs. Zain Alkim.

Seluruh peserta adalah atlit anggota PBSI Dusun Tengah yang  memegang Kartu Tanda Anggota. Hal ini dimaksudkan sebagai ajang pembuktian hasil latihan dan pembinaan yang dilakukan oleh club / PB yang berada dalam satu wadah organisasi PBSI DT. Juga sebagai seleksi dan pemanasan bagi pemain menghadapi event lainnya diantaranya yaitu Kejuaraan Bupati Barito Timur Cup Semi Open yang rencananya akan digelar pada bulan Nopember 2009.

Beberapa club / PB telah menyatakan kesediaan mengikuti ajang ini, diantaranya:

  1. PB. Raden Soesilo.
  2. PB. Batara Linggar.
  3. Club Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI).
  4. PB. Rajawali (Club Kesehatan Puskesmas Ampah).
  5. PB. Borneo.
  6. PB. Kampung Karamah.
  7. PB. Taruna-Ampah.
  8. Club Bulutangkis Bank Pembangunan Daerah Kalteng.

Beberapa persiapan telah dilakukan diantaranya perbaikan ringan GOR Batara Linggar yang memiliki 2 lapangan Bulutangkis dengan standar Pertandingan Daerah dan memiliki kapasitas penonton sebanyak 400 orang.

Dengan adanya event ini diharapkan akan ada kemajuan dan pembinaan yang lebih serius pada olahraga Bulutangkis kususnya diwilayah Kecamatan Dusun Tengah. Semoga event tersebut dapat mempererat persatuan dan kesatuan dan semangat sportifitas di masyarakat Barito Timur.


Cara memilih raket bulutangkis

Mei 9, 2009

RaketRaket yang baik dan cocok bagi pemain sangat berpengaruh dalam permainan bulutangkis. Perlu diketahui bahwa raket bulutangkis sangat berfariasi merek, kualitas dan harganya. Seorang pemain yang baik harus dapat mengenali raket apa yang cocok bagi tipikal permainannya. Ada 2 tipikal permainan yaitu menyerang (ofensive) dan bertahan (defensive). Raket  menyesuaikan tipikal para pemain dengan bentuk dan berat yang berfariasi. Berikut ini tips memilih raket yang cocok buat karakter permainan anda : Forehand


1. Memilih kepala raket

Kepala raket yang berbentuk oval cocok untuk pemain yang memiliki power kuat, sebab bentuk ini membantu konsentrasi kekuatan pada raket. Sedangkan raket berbentuk persegi biasanya memiliki permukaan raket yang sedikit lebih lebar sehingga sangat cocok untuk gaya permainan bertahan dan mengandalkan pukulan dropshot.


2. Berat raket

Raket yang ringan mempengaruhi gerak kelincahan pemain. Untuk Type Bertahan dan Kontrol bisa di pakai raket yg tidak begitu berat yaitu jenis 4U atau 3U dengan titik keseimbangan dari ujung Grip 270-285 dan fleksibilitas raket medium atau Flexibel. Untuk tipe menyerang dipilih yg agak berat yaitu jenis 3U atau 2U dengan titik keseimbangan 285-300 dan fleksibilitas raket Extra Stiff atau Stiff.
3. Gagang raket

Pilihlah gagang raket yang sesuai dengan anda. Gagang raket yang kecil mempengaruhi kelincahan dalan merubah genggaman backhand dan forehand. Jika ganggang raket besar akan menguras tenaga dan mempengaruhi kelincahan genggaman.


4. Bahan dasar raket

Pilih raket yang berbahan ringan, jika anda pemain profesional sebaiknya Anda memilih raket yang berbahan carbon-fiber yang sangat ringan dan aerodinamik.

Semua pilihan tentang raket yang cocok untuk anda memiliki harga yang berfariasi. Kisaran harga yang memenuhi standar  yaitu berbahan dasar yang kuat dan berat yang akurat biasanya berkisar Rp. 300ribu untuk harga yang paling murah. Dan jangan lupa tarikan senar mempengaruhi kelenturan hasil pukulan. Standar tarikan antara 24-28lbs bergantung pada selera.

Yang paling utama adalah kualitas dan kuantitas latihan. Semakin banyak berlatih dan terprogram akan meningkatkan kemampuan permainan anda. Selamat mencoba.


Peraturan Pertandingan PBSI/BWF

Mei 8, 2009

logo_bwf_newPBSI Dusun Tengah mengacu pada peraturan pertandingan PBSI/BWF dalam pertandingan resmi yang diadakan. Beberapa PB yang tergabung dalam  PBSI Dusun Tengah menerapkan peraturan pertandingan game angka 30 dalam latihan. Hal ini dilakukan untuk menghemat waktu pertandingan yang hanya menggunakan 2 lapangan. Apabila kualitas pemain dalam pertandingan sama biasanya memerlukan waktu yang relatif panjang bila menggunakan peraturan pertandingan PBSI/BWF yaitu antara 40 – 90 menit/lebih. Karena itu, pada sesi latihan, PB menggunakan game 30 agar menghemat waktu latihan yang biasanya hanya memerlukan waktu 45 menit (paling lama). Kadang kala memerlukan waktu lebih dari itu bila permainan sangat berimbang.

Berikut ini peraturan pertandingan PBSI/BWF:

  1. Score system mempergunakan “rally Point” the best of three games.
  2. Pada point 11 tiap-tiap game, pemain diizinkan untuk istirahat selama 1 (satu) menit dan pelatih boleh memberikan instruksi-instruksi kepada pemainnya, tetapi pemain tidak boleh meninggalkan lapangan.
  3. Pada waktu pergantian tempat antara game pertama dan game kedua pemain diizinkan istirahat 2 menit. Pelatih diperkenankan ke lapangan untuk memberikan instruksi-instruksi, tetapi pemain tidak boleh meninggalkan lapangan.
  4. Bila terjadi One Game All (game satu sama), pemain diizinkan untuk istirahat selama 2 menit.
  5. Seorang pemain hanya diperkenankan bermain dalam 2 nomor yaitu : 1 (satu) kali tunggal dan 1 (satu) kali ganda, 1 (satu) kali tunggal dan 1 (satu) kali Ganda Campuran.
  6. Apabila terjadi Gangguan, Referee berhak untuk menunda atau memindahkan pertandingan ke tempat/hari lain dengan tetentuan hasil pertandingan yang diperolehnya tetap berlaku/syah.
  7. Barang-barang yang boleh diletakkan dekat lapangan pertandingan hanya air minum dan perlengkapan atlet lainnya sebagai cadangan.
  8. Pemain yang beralih status keanggotaanya dari stu klub ke klub lainnya, harus memenuhi ketentuan mutasi pemain dan disyahkan oleh Tim Keabsahan.
  9. Pemain yang pada gilirannya harus bertanding, tetapi tidak hadir dilapangan setelah dipanggil tiga kali dalam waktu 5 (lima) menit diyantakan kalah.
  10. Selama pemain melakukan pertandingan, tidak diperkenankan meninggalkan lapangan tanpa izin wasit yang bertugas, termasuk menukar raket dengan yang berada dipinggir lapangan.
  11. Setiap pemain diwajibkan berpakaian olahraga bulutangkis sesuai peraturan yang berlaku.
  12. Pemain yang mendapat cedera dilapangan, apabila tidak dapat melanjutkan pertandingan dinyatakan kalah.
  13. Pemain yang mendapat cedera dan tidak bisa melanjutkan pertandingan, kedudukannya pada nomor lain dapat diganti apabila nomor tersebut belum memulai pertandingan pertamanya.
  14. Tiap pemain berhak mendapat istirahat 30 (tiga puluh) menit diantara 2 (dua) pertandingan yang harus dimainkannya secara berturut-turut.
  15. Pemain dan Official bertanggung jawab untuk mengetahui sendiri bila dan dimana harus bertanding, termasuk adanya perubahan jadwal dan sebagainya.
  16. Pemain yang tidak mau melaksanakan pertandingan pada waktu dan tempat yang telah ditentukan panitia dinyatakan kalah.
  17. Apabila pemain memerlukan tambahan perlengkapan pada waktu melakukan pertandingan (air, raket dsb) harus sepengetahuan dan melalui Referee.
  18. Pemain/atlet dilarang mempergunakan obat dopping.
  19. Peserta yang belum tiba gilirannya tidak diperkenankan memasuki lapangan tempat pertandingan.

Selain peraturan diatas, peraturan teknis permainan harus juga diperhatikan. Terutama saat melakukan servis. Servis adalah modal utama bagi pemain untuk memperoleh poin. Hal-hal yang perlu diperhatikan saat melakukan servis adalah sebagai berikut:

Servis yang Salah :
1. Pada saat memukul bola, kepala (daun) raket lebih tinggi atau sejajar dengan grip raket.
2. Titik perkenaan kok, kepala (daun) raket lebih tinggi dari pinggang.
3. Posisi kaki menginjak garis tengah atau depan.
4. Kaki kiri melakukan langkah.
5. Kaki kanan melangkah sebelum kok dipukul.
6. Rangkaian mengayun raket dan memukul kok tidak boleh terputus.
7. Penerima servis bergerak sebelum kok servis dipukul.

Servis yang Benar :
1. Pada saat memukul, tigngi kepala (daun) raket harus berada dibawah pegangan raket.
2. Perkanaan kok harus berada di bawah pinggang.
3. Kaki kiri statis.
4. Kaki hanya bergeser, tetapi tidak lepas dari tanah.
5. Rangkaian mengayun raket, harus dalam satu rangkaian.
6. Penerima servis bergerak sesaat setelah servis dipukul.


Pengurus baru PBSI Dusun Tengah

Mei 6, 2009

pbsiPada hari selasa, 5 Mei 2009, PBSI Dusun Tengah mengadakan rapat kusus pergantian pengurus. Kepengurusan PBSI Dusun Tengah yang lama sebenarnya telah berakhir pada bulan April 2008 sesuai dengan agenda pergantian pengurus 3 tahun sekali yaitu periode 2005 – 2008. Namun karena suatu hal, pengurus PBSI Dusun Tengah masa bakti 2008 – 2011 baru terbentuk bulan ini.

Dalam rapat yang dihadiri oleh Camat Dusun Tengah Bapak Senianto, S.Ap beserta unsur muspika selaku Pelindung dan Dewan Penasehat dan dihadiri pengurus lama beserta anggota organisasi sebanyak 18 orang, terpilih Ketua PBSI Dusun Tengah periode 2008 – 2011 yang baru yakni Bapak Husein, S.Pd. Selaku Wakil Ketua terpilih Bapak H. Rusdiansyah. Bapak Akhta Sulasfian,SS selaku sekretaris dan Bapak H. Rudi sebagai Bendahara.

Berikut ini nama-nama pengurus inti PBSI Kecamatan Dusun Tengah, Kabupaten Barito Timur, Propinsi Kalimantan Tengah:

  • Pelindung / penasehat: Bapak Camat Dusun Tengah
  • Ketua: Bapak Husein
  • Wakil Ketua: Bapak H. Rusdiansyah
  • Sekretaris: Bapak Akhta Sulasfian
  • Bendahara: Bapak H. Rudi
  1. Bidang-bidang / seksi                     :
    1. Pembinaan dan Sumber Daya     : Ketua : Bapak Herianto
      1. Pembinaan Junior              : Sdr. Jainuri
      2. Pembinaan Senior              : Sdr. Yamaha Putra
    2. Pembangunan dan Usaha Dana  : Ketua : Bapak Johan Wahyudi
    3. Pertandingan dan Wasit : Ketua : Bapak Kaneng
    4. Humas : Ketua : Bapak Sahdatul Hadi
    5. Urusan Umum : Ketua : Bapak Saman Hudi